Aleksandra Korolova
Assistant Professor of Computer Science and Public Affairs at Princeton University
Themes
Aleksandra Korolova adalah Asisten Profesor Ilmu Komputer dan Kebijakan Publik di Princeton University, tempat ia meneliti dampak sosial dari algoritma, machine learning, dan AI. Karyanya berfokus pada algoritma yang menjaga privasi, keadilan algoritmik, audit AI, dan differential privacy, serta risiko dan strategi mitigasi untuk AI generatif. Ia memiliki afiliasi dengan Departemen Ilmu Komputer Princeton, School of Public and International Affairs, serta Center for Information Technology Policy (CITP). Korolova juga menjadi panelis di United Nations Independent Scientific Panel on AI.
Publikasi terbarunya mencakup studi tentang keadilan dalam penyaringan resume berbasis LLM, evaluasi eksternal terhadap alat perekrutan berbasis algoritma, serta pembelaan untuk sistem retrieval-augmented generation (RAG). Kelompok riset Korolova melibatkan mahasiswa dan kolaborator yang mengerjakan proyek-proyek berdampak tinggi, seperti benchmark yang dikutip dalam evaluasi industri. Pendekatan interdisiplinnya menjembatani perspektif teknis dan kebijakan, sehingga karyanya relevan bagi peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi industri yang menangani tantangan etika dan sosial AI.
Dari MIT hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa
Karier Aleksandra Korolova menelusuri jejak dari fondasi teknis menuju pengaruh kebijakan tingkat global. Ia memulai di MIT, tempat ia memperoleh gelar sarjana sebelum melanjutkan ke Stanford untuk meraih Ph.D. dalam ilmu komputer. Perjalanan akademis ini menjadi landasan bagi fokusnya di kemudian hari pada pertemuan teknologi dan masyarakat.
Perjalanan profesionalnya mencakup peran di Google sebagai ilmuwan riset dan di Snap, Inc. sebagai penasihat privasi. Posisi di industri tersebut membentuk risetnya tentang sistem berbasis data dan implikasi nyatanya di dunia. Pada 2022, ia bergabung dengan Princeton University, tempat ia kini memegang penugasan bersama dalam ilmu komputer dan urusan publik.
Pekerjaan Korolova melampaui dunia akademik. Pada 2026, ia terpilih untuk United Nations Independent Scientific Panel on AI. Panel ini menghimpun para ahli untuk menghadapi tantangan global terkait AI, mencerminkan pengaruhnya yang semakin besar dalam membentuk pembahasan internasional mengenai tata kelola teknologi.
Riset di Persimpangan Privasi dan Keadilan
Riset Korolova berfokus pada dampak sosial algoritma dan pembelajaran mesin. Karyanya mencakup teknik yang menjaga privasi, keadilan algoritmik, dan audit AI. Salah satu kontribusi utamanya adalah pengembangan metode untuk menyeimbangkan kegunaan data dengan privasi individu, khususnya melalui differential privacy.
Proyek-proyek terbarunya menelaah keadilan pada large language models (LLM). Makalah yang akan datang mengukur validitas dan keadilan dalam penyaringan lamaran kerja berbasis LLM, sekaligus menanggapi bias dalam alat perekrutan otomatis. Studi lain mengevaluasi audit eksternal terhadap sistem perekrutan berbasis algoritma, serta menyediakan kerangka kerja untuk menilai kinerja mereka di dunia nyata.
Korolova juga meneliti risiko dalam generative AI. Pekerjaan kelompoknya pada sistem retrieval-augmented generation (RAG) mencakup pertahanan terhadap kerentanan dalam model-model tersebut. Tolok ukur mereka, seperti LiveCodeBench Pro, telah dikutip dalam evaluasi industri, termasuk evaluasi untuk Google’s Gemini 3 Pro.
Menghubungkan Perspektif Teknis dan Kebijakan
Pendekatan Korolova memadukan ketelitian teknis dengan relevansi kebijakan. Kelompok risetnya di Princeton mencakup mahasiswa dan postdoktor yang mengerjakan proyek-proyek yang mencakup ilmu komputer dan urusan publik. Penambahan terbaru dalam timnya meliputi Blossom Metevier, Max Springer, Hayoung Jung, Bohdan Turbal, dan Anderson Lee.
Fokus lintas-disiplin Korolova tercermin dalam afiliasinya. Di Princeton, ia menjadi bagian dari Department of Computer Science, School of Public and International Affairs, serta Center for Information Technology Policy (CITP). Keterhubungan ini memungkinkannya untuk berinteraksi dengan pembuat kebijakan, praktisi industri, dan peneliti lintas bidang.
Pengajarannya juga menekankan etika dalam komputasi. Ia berkontribusi pada upaya Princeton untuk mengintegrasikan pertimbangan etis ke dalam kurikulum ilmu komputer, memastikan mahasiswa belajar menerapkan keterampilan teknis secara bertanggung jawab. Pekerjaan ini selaras dengan tujuan besarnya untuk mendorong teknologi yang memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa mengorbankan keadilan atau privasi.
Pengakuan dan Arah Masa Depan
Kontribusi Korolova telah memberinya beberapa penghargaan. Pada 2025, ia menerima Presidential Early Career Award for Scientists and Engineers, sebuah pengakuan atas dampak awalnya di bidang tersebut. Pada tahun berikutnya, ia dinobatkan sebagai 2024 Sloan Research Fellow dalam ilmu komputer, yang semakin menegaskan pengaruhnya dalam privasi dan keadilan algoritmik.
Luaran risetnya mencakup studi tentang adultification bias pada LLM dan model text-to-image, yang dipublikasikan dalam ACM Conference on Fairness, Accountability, and Transparency. Proyek-proyek ini menelusuri bagaimana sistem AI dapat melanggengkan atau mengurangi stereotip yang merugikan, terutama terhadap kelompok yang terpinggirkan.
Ke depan, Korolova terus memperluas risetnya tentang audit AI dan risiko generative AI. Proyek-proyek berkelanjutan di kelompoknya bertujuan mengembangkan tolok ukur dan strategi mitigasi untuk teknologi yang sedang berkembang. Melalui perannya di panel PBB dan risetnya, ia tetap terlibat dalam membentuk masa depan tata kelola AI dan inovasi yang beretika.